Saturday, August 21, 2010

Segitiga bermuda dipenuhi arwah2 budak negro yang malang dan teraniaya.



 Ada teori modern dari buku referensi yang gue baca, menjelaskan apa yang terjadi di segitiga bermuda. Teori itu menyatakan bahwa sebab semua itu adalah ruh2 yang di siksa di alam arwah, khususnya arwah2 orang2 negro yang teraniaya.

  Ada 2 orang pengusir arwah yang menjelaskan, bahwa terdapat jutaan ruh bergentayangan di daerah itu, yaitu sepuluh juta ruh orang2 negro yang di lemparkan hidup2 ke laut, lalu di makan ikan hiu. Hal itu terjadi pada perrmulaan masa perbudakan di amerika, dan ketika para budak2 negro tersebut diangkut dengan kapal menuju amerika.

  Pencetus teori ini adalah seorang psikolog Inggris, Kennets Machol. Ia yakin  bahwa arwah itu tidak suka menyakiti atau menakut2ti manusia. Tetapi mereka berusaha memberi tahu manusia, bahwa mereka adalah arwah yang belum mati secara wajar.

  Faktanya dalam sejarah, para nahkoda kapal, melempar beberapa orang negro ke laut agar mati dan di makan ikan hiu tampa alasan. Satu2nya alasan yang masuk akal adalah, perusahaan2 asuransi kadang2 membayar  uang pengganti yang tinggi  atas orang2 negro yang hilang. Lebih tinggi dari harga jual orang2 yang lemah itu.

  Di samping itu, para nahkoda melemparkan juga orang2 yang sakit dan hamil. Beberapa orang negro itu juga meloncat sendiri ke laut, karena yakin bahwa kematian dalam kemerdekaan, lebih baik daripada hidup dalam perbudakan yang hina.

  Para ahli sejarah yang terpercaya menegaskan. bahwa jumlah keseluruhan orang2 negro yang di lemparkan hidup2 untuk makanan ikan mencapai sepuluh juta orang. Jumlah itu mendekati jumlah mereka yang di kubur hidup2 di darat karena penganiayaan, dan kesewenang2an.

  Barangkali arwah mereka2 kesepian di lautan yang luas. Dan menunggu kita yang datang untuk dijadikan teman mereka di sana. Atau mungkinkah mereka2 yang teraniaya itu, tetap hidup di sebuah kerajaan di dasar laut sana.

No comments:

Post a Comment