Wednesday, August 18, 2010

Membayangkan sosok wanita pembawa kuda kudaan kayu raksasa

  Seandainya saja bisa mengulang sejarah, atau bisa milih untuk hidup sebagai tokoh legenda semau kita. Gue mungkin milih jadi Napoleon bonaparte. Tapi g jadi deh, soalnya meskipun karirnya luar biasa dan pencapaianya tak tertandingi, tapi kisah hidupnya berakhir tragis. Kalau memilih menjadi Theseus dari Athena, yang sukses mengalahkan monster Minotaur, di pulau labirin, cukup keren juga, tapi tetep aja ahir kisahnya sama2 tragis,

  Dan kalau di fikir2, diantara para legenda masa lalu, kebanyakan mengakhiri kisah hidupnya dengan cara yang sangat tragis.Napoleon yang di asingkan, Theseus yang pacarnya di culik dewa dan ayahnya bunuh diri, dan lain2. Dan kalau gue harus memilih satu diantara kisah yang tragis yang pernah tercatat sejarah. Gue bakal memilih buat jadi pangeran Paris dari Troy yang dengan semberononya menculik istri orang.

  Memang kisah hidupnya berakhir sangat2 tragis, saat dia harus musnah bersama seluruh penduduk dan peradaban kerajaan troy. Tapi setidaknya, keberanianya yang super semberono dan ceroboh berlebih yang melegenda itu, untuk memutuskan membuat orang2 seisi kerajaan, bereda dalam bahaya demi mempertahankan seorang permaisuri yang di culiknya dari negeri orang, menginspirasi total hidup gue. Bahwa kita harus mempertahankan apa yang kita cintai, dan apa yang kita yakini, meski harusnya tidak boleh sampai mengorbankan orang lain.

  Gue jadi membayangkan, bagaimana wujud sebenarnya Helen of troy yang menjadi sumber pertikaian itu. Yang konon adalah wanita tercantik di dunia saat itu, atau bahkan sampai saat ini. Bagaimana aslinya wajah wanita yang membuat satu bangsa terkepung di balik tembok bentengnya sendiri, dan mati2an menahan serangan tentara militer bangsa yunani, selama 10 tahun non stop, sebelum akhirnya binasa.



  Seperti yang diceritakan dalam karya sastra Homerus, berjudul illiad. Tentang kecantikan seorang wanita yang diperebutkan dua bangsa. Dan cerita yang membuat Schilemann, membubarkan perusahaanya yang sedang jaya2nya demi proyek penggalian dan pencarian lokasi reruntuhan kerajaan troy.

  cerita tentang kerajaan troy yang musnah gara2 kena tipu orang2 yunani yang dikira mereka memberi hadiah tanda menyerah dalam perang, berupa kuda2an kayu raksasa. Yang sebenarnya berisi prajurit2 yunani yang diselundpkan didalamnya, memang sudah gue baca dari jaman SD dulu. Dalam kehidupan nyata gue saat ini, apa mungkin gue bisa nyulik istri orang yang adalah cewe tercantik dari kota atau kampung sebelah ?? Lalu terjadi peperangan atau lebih tepatnya tawuran antar kampung yang menyebabkan punahnya peradaban dan populasi satu kampung. Ha,, ha,, Entah ga tau kenapa, cerita yang romantis dan tragis, pada jaman dulu itu, kedengarannya jadi norak kalau terjadi di jaman sekarang.

  Mungkin ceritanya bakal lebih seru, kalau gue adalah pemuda miskin yang nekat bawa lari anak gadis juragan plus pejabat kaya raya, yang super galak, berkuasa, dan punya segala2nya, hasil dari korupsi. Terus kami berdua kabur ke satu tempat terpencil, dan hidup bersama meski penuh penderitaan. Hingga suatu hari, bokapnya mengerahkan puluhan anak buahnya untuk mencari kami, dan sialnya mereka berhasil menemukan kami. Trus gue tamat digebugin mereka.

  Demikian, setelah gue mati, si cewek di bawa pulang bokapnya. Tetapi karena terlalu larut dalam kesedihan, dan terlalu sedih hancr lebur kehilangan gue, si cewek pun mengurung diri di kamar berhari2, tidak mau makan, dan pada akhirnya mengakhiri hidupnya dengan gantung diri di kamar. Tragis kan,, ?? tapi romantis dan tak terlupakan.

  Ternyata kita bisa menjadi pemeran kisah legenda kita sendiri. Tergantung mana yang kita pilih, akhir cerita yang bahagia, atau yang tragis.


  Putri Helen dari Troy,, Seandainya tokoh imajiner yang nemplok di memori orang2 sedunia secara turun temurun itu benar2 ada di kehidupan saat ini. Atau setidaknya menyerupai, atau juga mendekati kisahnya. Pasti bakalan gue culik dari seberang lautan sonoh sekalipun.





No comments:

Post a Comment